Cerita di organisasi pecinta alam
Kisah singkat ini tentang sebuah cerita
di organisasi pecinta alam yang bernama Red Ant. Awal masuk Red Ant berawal dari
ajakan teman yang bernama Bagus. Dia yang mengajak saya untuk masuk Red Ant. Awalnya saya kira organ ini merupakan organ yang santai, Tapi setelah
beberapa hari bersama Red Ant, organ ini benar benar menjadi organ yang sibuk, beda dengan
yang lain. Menurut saya, organ ini menjadi organ yang paling menguras tenaga, kejam, dan memakan fisik
yang banyak. Dalam seminggu organ ini biasa memakan waktu 3 sampai 4 kali
pertemuan. Itu yang membuat saya sempat berfikir untuk keluar dari organ ini. Tapi dengan
semangat dorongan
dari teman teman membuat saya lanjut
di organ ini. Sebenernya kedua orang tua pun sempat tidak setuju
dengan organ
ini karena
terlalu banyak pertemuan dalam seminggu. Tapi itu tidak membuat mental saya turun. Saya tetap lanjut sampai saat itu. Di balik sisi negative itu
semua, terdapat sisi positif nya juga, saya disini mendapat ilmu yang belum
pernah saya dapat
sebelumnya. Ilmu dari senior lebih tepatnya. Di sini juga saya merasa fisik saya lebih terlatih berkat
latihan fisik yang ada di Red Ant. Di sini juga saya mendapat teman teman yang
seru. Hari
pertama di Red Ant, hari itu adalah hari pertama bersama Red Ant, masa pengenalan.
Di hari itu angkatan baru masih sangat banyak sekali. Kami semua ditanya alasan
masuk Red Ant oleh senior.
Singkat cerita, kami sebagai angkatan 31 terus
melaksanakan kegiatan bersama. Tapi semakin lama hari berjalan, teman kami satu
persatu menghilang bagaikan audisi yang dilakukan senior. 27,26,25, hingga sekarang
20 anggota. Dengan 20 anggota, sampai lah kami di H-7 pelantikan anggota. Di
minggu tersebut kami
sangat sibuk mengurus perlengkapan pelantikan. Di tambah bersamaan dengan
jadwal UTS. Kami satu angkatan saling membantu untuk melengkapi perlengkapan
masing masing. Sampai kami mencari tempat penyewaan tas dan barang lainnya.
H-6,H-5,H-4,H-3,H-2,H-1. Kami sebagai satu angkataan mulai merasakan ketakutan.
“gimana nih besok”, “anjir takut gua”, “berdoa aja yang banyak”, “have fun
aja”, “anjir keril gua berat banget”, itulah yang kami katakan disaat Packing
bersama. Semua barang kami sudah siap. Yang kami lakukan saat itu adalah
memikirkan pelantikan
dan berdoa kepada tuhan. Jumat, 14 oktober 2016. Hari yang ditakutkan bagi para calon
anggota akhirnya
tiba. Bahkan UTS saya pun terganggu karna memikirkan pelantikan. Pukul 14:00 WIB di hari jumat,
kami bersiap berangkat. Singkat cerita Malam telah tiba. Kami sampai disana. Entah jam berapa.
Begitu sampai disana kami langsung menuju Basecamp. Kami berkumpul dan
mengeluarkan barang-barang kita. Lalu kita semua mendirikan Biefack untuk tidur
di malam pertama. Sebelum tidur kami melakukan banyak kegiatan. Sekitar jam 1
malam kami akhirnya masuk tenda dan isitirahat. Keesokan harinya di pagi hari
jam 8. Kami mempersiapkan diri untuk hiking bersama. Sebelum sampai ke gerbang
jalur pendakian, kami harus melakukan perjalan cukup jauh sekitar 30 menit.
Sesampainya kami di gerbang, itulah gerbang pendakian pertama saya. Kami melakukan pendakian
cukup lama sekitar 1-2 jam. Sampailah kami di tujuan kita yaitu kawah ratu. Disana
kami diberi istirahat oleh senior sekaligus melihat pemandangan yang luar biasa
indah, subhanallah. Tidak lama waktu kami untuk istirahat, Kami langsung hiking
kembali turun kebawah. Setelah sampai dibawah, kami diarahkan ke dalam sungai oleh para
senior dan dewan alumni. Entah apa maksud dari masuk kedalam sungai itu. Di
dalam sungai kami melakukan sit up bersama dan tidak sedikit juga salah satu
dari kita yang kedinginan. Setelah itu kami kembali ke base camp. Yap terlalu
panjang jika diceritakan semuanya.
Komentar
Posting Komentar